Saatnya Rebut Peluang Bisnis E

bisnis ecommerce

Selain itu Sirclo juga melakukan survei melibatkan 747 responden penikmat e-commerce. Salah satu pertanyaannya soal alasan mereka menggunakan layanan tersebut. Disebutkan ada tiga poin yang paling memimpin, yakni harga yang perlahan, fleksibilitas transaksi, dan pengistimewaan dalam membandingkan produk. Guna konsumen laki-laki, produk favoritnya meliputi perangkat elektronik, fesyen, dan alat olahraga. Provisional untuk perempuan yakni komoditas kesehatan/kecantikan, fesyen, dan persembahan. Jenis e-commerce ini meliputi semua transaksi barang / jasa yang dilakukan mendampingi konsumen. Pada umumnya, guna melakukan bisnis C2C dibutuhkan sebuah platform untuk berbuat transaksi jual beli.

Contoh dari B2B e-Commerce adalah pembelian barang-barang ritel dan travel agent online. Perkembangan teknologi khususnya Internet membawa banyak perubahan besar dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Perkembangan ini juga mendorong bisnis offline menjadi bisnis online yang kini memiliki jumlah transaksi sangat besar di Indonesia. Di Indonesia, sudah banyak bisnis e-commerce yang tanpa sadar kamu gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. e-Commerce Consumer to Business merupakan jenis bisnis yang dilakukan oleh sekelompok besar individu dengan menyediakan produk atau layanan jasa untuk perusahaan yang membutuhkan produk tersebut. Model ini umumnya digunakan dalam proyek dengan dasar multi sumber daya, di mana produk tersebut disediakan oleh individu dan digunakan oleh perusahaan.

Business to Administration merupakan jenis e-commerce yang mencakup semua transaksi secara online antara perusahaan dan administrasi publik. Model ini melibatkan banyak sekali layanan, seperti di bidang fiskal, jaminan sosial, ketenagakerjaan, dokumen hukum, dan lainnya. Situs jejaring sosial merupakan suatu layanan berbasis web atau aplikasi yang memungkinkan pengguna membangun profil publik. Saat ini, situs jejaring sosial dapat digunakan sebagai sarana bisnis. Tidak hanya individu, tetapi perusahaan juga dapat menggunakan sebagai alat untuk menjual produknya.

E-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekadar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Bisnis ini merupakan salah satu jenis yang paling berkembang di Indonesia, namun dalam pengembangannya tentunya tidaklah mudah. Selain memerlukan modal yang sangat besar, ketersediaan stock barang serta sistem penjualan, semuanya harus diatur sendiri oleh pihak ecommerce. O2O adalah jenis e-commerce yang menarik pelanggan dari saluran online untuk toko fisik. O2O mengidentifiaksikan pelanggan di bidang online seperti email dan iklan internet, kemudian menggunakan berbagai alat dan pendekatan untuk menarik pelanggan agar meninggalkan lingkup online. Umumnya e-commerce dengan jenis ini dilakukan dengan menggunakan EDI dan email dalam proses pembelian barang dan jasa, informasi dan konsultasi, atau pengiriman dan permintaan proposal bisnis.

bisnis ecommerce

Namun, dengan pergeseran tren social media yang terjadi akhir-akhir ini membuka pesaing baru seperti instagram dan twitter. Keuntungan dari bentuk e-commerce ini adalah dari segi pemanfaatan banyaknya konsumen yang menggunakan social media dan kemudahan dalam pembuatannya. Situs jual-beli online atau yang kerap disebut e-commerce, sudah tidak asing di telinga masyarakat modern. Pada intinya, e-commerce adalah suatu bentuk kegiatan atau aktivitas transaksi jual-beli barang atau jasa melalui jaringan internet.

Untuk jenis yang satu ini seorang pelaku konsumen proyek dengan anggaran yang ditetapkan secara online dan dalam hitungan jam perusahaan meninjau persyaratan konsumen dan melakukan penawaran pada proyek tersebut. Konsumen dapat melakukan peninjauan tawaran dan memilih perusahaan mana yang akan menyelesaikan proyek mereka. Website eCommerce ini tidak hanya membantu mempromosikan barang dagangan, tetapi juga memfasilitasi transaksi pembayaran untuk menjamin keamanan transaksi, misalkan dengan ikut campur pihak ketiga. Revenue modelnya merupakan layanan penjual premium, iklan premium, dan komisi dari setiap transaksi. Sistem bisnis ini muncul seiring dengan perkembangan social media yang semakin berkembang. Perusahaan e-commerce memanfaatkan potensi dari social media untuk mengembangkan usaha bisnisnya. Saat ini Facebook masih mendominasi sebagai lahan utama dalam perkembangan bisnis.